
![]() |
![]() | ![]() |
SUKAMAJU (16/9/2026) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) menggelar penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa SD 144 Salulemo, Rabu, 16 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program KKN-T mahasiswa FIKes UMPalopo untuk meningkatkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini.
Penyuluhan yang berlangsung di SD 144 Salulemo tersebut menyasar siswa dan siswi sekolah dasar. Materi disampaikan oleh Bdn. Andi Sitti Umrah, S.ST., M.Keb., dengan fokus pada penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat, mulai dari mencuci tangan, menyikat gigi, hingga membuang sampah pada tempatnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bidan Pustu Desa Salulemo, aparat desa, serta guru SD 144 Salulemo. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap edukasi kesehatan yang diberikan kepada anak-anak melalui program KKN-T.
Dalam penyuluhan, mahasiswa dan narasumber mengajak siswa memahami bahwa kebersihan diri merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar dan menjaga kebersihan gigi dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko paparan kuman dan penyakit.
Materi juga diarahkan pada pembentukan kebiasaan yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Selain kebersihan diri, siswa diperkenalkan dengan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Bdn. Andi Sitti Umrah, S.ST., M.Keb. juga menyampaikan bahwa program KKN-T tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi, tetapi juga menjadi sarana memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui program KKN-T, mahasiswa mengajak anak-anak membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Kami berharap kebiasaan ini terus diterapkan di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.
Penyuluhan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak SD 144 Salulemo. Sekolah menilai kegiatan edukasi kesehatan seperti ini penting karena siswa mendapatkan pemahaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Kami menyambut baik penyuluhan ini. Anak-anak belajar cara mencuci tangan, menyikat gigi, dan membuang sampah dengan benar untuk menjaga kesehatan diri serta lingkungan sekolah,” ungkap pihak SD 144 Salulemo.
Bagi mahasiswa KKN-T FIKes UMPalopo, edukasi PHBS menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat meskipun masa pelaksanaan KKN-T telah berakhir. Pengetahuan yang diberikan kepada anak-anak diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kordes KKN-T Desa Salulemo, Asya, mengatakan bahwa program tersebut diarahkan untuk meninggalkan kebiasaan positif yang dapat terus tumbuh setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian di desa.
“Kami ingin meninggalkan kebiasaan baik yang terus tumbuh setelah KKN-T selesai. Melalui penyuluhan PHBS ini, kami berharap anak-anak memahami bahwa tangan yang bersih, gigi yang terawat, dan lingkungan yang bebas sampah adalah langkah kecil untuk menjaga kesehatan dan meraih cita-cita,” ujar Asya.
Menurut Asya, edukasi kesehatan kepada anak-anak menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T yang dapat memberikan dampak jangka panjang. Anak-anak yang memperoleh pemahaman sejak dini diharapkan mampu menerapkan kebiasaan tersebut secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Kegiatan penyuluhan PHBS juga memperlihatkan keterlibatan mahasiswa KKN-T FIKes UMPalopo dalam mendukung upaya peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan edukatif yang diberikan kepada siswa, mahasiswa berupaya menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan kesehatan di lingkungan masyarakat.
Selain memberikan pemahaman mengenai kebersihan diri, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi siswa.
Program penyuluhan PHBS di SD 144 Salulemo menjadi salah satu rangkaian pengabdian mahasiswa KKN-T FIKes UMPalopo selama berada di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan program kerja, tetapi juga meninggalkan pengetahuan dan kebiasaan positif yang dapat terus diterapkan oleh masyarakat.
Bagi UMPalopo, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan edukasi kesehatan masyarakat menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata. KKN-T menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi sekaligus membangun kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat lokal.



